Nanti juga berlalu

Seorang murid Zen mengadu kepada gurunya, “Meditasi saya buruk. Saya begitu mudah teralihkan atau saya merasa nyeri di kaki atau tertidur ketika meditasi. Pokoknya, buruk”.

“Nanti juga berlalu” kata sang guru santai.

Seminggu kemudian, murid yang sama mendatangi sang guru dan berkata dengan gembira, “Meditasi saya luar biasa. Saya merasa terbangkitkan, damai, dan demikian hidup. Pokoknya, luar biasa.”

Dan sang guru kembali menjawab dengan santai, “Nanti juga akan berlalu.”

Disadur dari: http://spiritualinquiry.com/zen-stories/it-will-pass/

Advertisements